Otomatis dan tata kelola perkantoran (OTKP)

Otomatisasi & Tata Kelola Perkantoran atau biasa disingkat OTKP, dulu bernama Administrasi Perkantoran atau AP merupakan salah satu cabang bidang keahlian Bisnis dan Manajemen mempelajari tentang Pengetikan naskah atau dokumen, Penanganan telepon, Penataan dan pengelolaan surat atau dokumen, Penataan dan pengelolaan arsip, Penanganan perjalanan bisnis, Penanganan dana kas kecil, Penyiapan pertemuan atau rapat, Penanganan aplikasi, dan Penanganan informasi melalui internet.

PELUANG KERJA

Beberapa pekerjaan yang sesuai untuk Lulusan dari Kompetensi Keahlian Otomatisasi & Tata Kelola Perkantoran antara lain :

°Sekretaris Junior
°Petugas Administrasi
°Petugas Kearsipan
°Petugas Perpustakaan
°Resepsionis / Front Office
°Operator Telepon
°Juru Ketik
°Personalia / HRD
°dll

PELUANG USAHA

Beberapa usaha yang bisa diciptakan oleh lulusan dari Kompetensi Keahlian Teknik Komputer & Jaringan antara lain :

°Wirausaha
°Retail
°Distributor
°dll

PELUANG KULIAH

Beberapa jurusan kuliah yang sesuai untuk Lulusan dari Kompetensi Keahlian Otomatisasi & Tata Kelola Perkantoran antara lain :

°Pendidikan Administrasi Perkantoran
°Administrasi Perkantoran
°Pendidikan Administrasi
°Ilmu Komputer/Sistem Informasi
°Ilmu Sosial / Politik
°Manajemen
°Ilmu Komunikasi
°Pendidikan Ekonomi
°dll

Perkenalan diri

Hello, perkenalan nama saya Nadia Salsabila. Saya asal Malang, saya bersekolah di SMKN 1 Turen, saya kelas 10 dan mengambil jurusan OTKP (otomatisasi dan tatakelola perkantoran). Sebelumnya saya pernah bersekolah di SMP PGRI 1 Wajak dan SD di SDN 4 Wajak. Hobi saya adalah membaca novel.

Saya berumur 16 tahun. Kegiatan sehari-hari saya banyak saya habiskan untuk membaca novel,belajar,membantu orang tua,dan masih banyak lagi. Alasan saya memilih bersekolah di SMK Dan mengambil jurusan OTKP adalah supaya saya dapat ilmu keahlian yang saya minati sebelum lanjut kerja/kuliah.

Bunga Mawar

Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk.Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.

Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5–15 cm dengan dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.

Bunganya, terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Di antara warna yang dimiliki oleh mawar adalah putih, merah muda, kuning dan biru pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak

Bunga menghasilkan buah agregat (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal (achene), sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkotanya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti Rosa pimpinellifolia yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.

Pada beberapa spesies seperti Rosa canina dan Rosa rugosa menghasilkan buah rose hips yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah rose hips disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.

Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.

Mawar tumbuh subur di daerah beriklim sedang walaupun beberapa kultivar yang merupakan hasil metode penyambungan (grafting) dapat tumbuh di daerah beriklim subtropis hingga daerah beriklim tropis.Selain sebagai bunga potong, mawar memiliki banyak manfaat, antara lain antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, dan sumber vitamin C. Minyak mawar adalah salah satu minyak atsiri hasil penyulingan dan penguapan daun-daun mahkota sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Mawar juga dapat dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai